-->

maul f

Manajemen Keuangan dan Risiko Dalam Investasi Portofolio

Masmaul.com - Setiap investasi pasti ada unsur Risiko yang akan dialami seorang investor. Risiko dalam investasi merupakan hal yang sangat wajar yang akan dialami setiap investor. Namun risiko dalam investasi dapat di perhitungkan berapa yang akan diterima dalam setiap berinvestasi. Investasi di era modern ini sangat banyak pilihannya dan sangat mudah dijalankan oleh para investor pemula. Diantara investasi yang ada adalah investasi di Reksadana, Obligasi, Deposito, Saham maupun yang paling besar resikonya adalah invsestasi dalam dunia Forex.



Faktor resiko dalam analisis investasi baik resiko yang diukur sebagai ketidakpastian arus kas maupun resiko sistematis. Mendirikan sebuah usaha baru akan selalu dihadapkan pada ketidakpstian pemodal memperoleh imbalan sesuai dengan yang diharapkan. Pada teori portofolio telah ditunjukkan bahwa apabila kita mulai memperhatikan unsur resiko, keputusan investasi tidak dapat lagi mendasarkan diri atas nilai pengharapan. Dengan kata lain, kalau ada dua kesempatan investasi yang memerlukan dana investasi yang sama dan diharapkan kedua investasi tersebut memberikan kas masuk yang sama pula maka kita tidak dapat mengatakan bahwa kedua investasi tersebut sama saja, penyebabnya adalah resiko atau ketidakpastian rencana investasi tersebut mungkin tidak sama.

Resiko dapat didefiniskan sebagai ketidakpastian memperoleh nilai yang berbeda dari nilai pengharapan maka resiko tersebut dapat dinyatakan sebagai deviasi standar nilai tersebut.

Resiko dan kemungkinan membentuk portofolio, teori portofolio menunjukkan deviasi dapat dipakai sebagai ukuran resiko. hanya saja jika diperhatikan kemungkinan pemodal dapat membentuk portofolio maka deviasi standar sekuritas individual menjadi tidak relevan sebagai pengukur resiko portofolio. Hal tersebut disebabkan oleh faktor koefisien korelasi yang perlu dipertimbangkan.

Sesuai dengan pemikiran teori portofolio maka CAMP, kemudian menggunakan beta sebagai ukuran resiko apabila dipertimbangkan kemungkinan pemodal membentuk portofolio. Beta kemudian dikenal sebagai resiko sistematis, sedangkan deviasi standar tingkat keuntungan dikenal sebagai resiko total. Argumentasi penggunaa resiko sistematis adalah karena sebagai fresiko total tersebut dapat dihilangkan dengan diserfikasi. Karena itulah yang relevan adalah resiko sistematis.

Jadi jika kita mulai terjun di dunia investasi ada baiknya mempelajari resiko-resiko apa saja yang akan kita dapat dan berapa keuntungan yang bisa kita dapat. Karena setiap investasi akan ada unsur resiko yang akan kita terima. Siap kah kita menerima resiko tersebut dan sebesar apakah kita dapat menerimanya.


0 Response to "Manajemen Keuangan dan Risiko Dalam Investasi Portofolio"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel