-->

maul f

Perkembangan dan Tujuan Manajemen Keuangan

Masmaul.com - Perkembangan Manajemen Keuangan secara ringkas mengalami perkembangan dari disiplin yang deskriptif menjadi makin analitis dan teoretis. Dari yang lebih menitikberatkan dari sudut pandang pihak luar menjadi berorientasi pengambilan keputusan bagi manajemen.



Berbagai konsep, teori dan model, seperti capital budgeting, capital asset pricing model, option pricing theory menunjukkan perkembangan pemikiran dalam keuangan. Bahkan pada akhir dasawarsa delapan puluhan mulai muncul pemikiran tentang perlunya diperhatikan aspek perilaku di bidang keuangan.
Dengan demikian dalam mempelajari tentang manajemen keuangan kita perlu bersikap terbuka. Bagaimana teori juga bisa selalu mengalami perubahan dan perkembangan sehingga kita perlu mempunyai sikap terbuka terhadap berbagai perkembangan manajamen keuangan tersebut.

Tujuan manajemen keuangan untuk bisa mengambil sebuah keputusan yang benar, seorang manajer keuangan perlu menentukan tujuan yang harus dicapai. Karena sebuah keputusan yang benar akan membantu untuk mencapai tujuan tersebut.
Secara normatif tujuan keuangan adalah memaksimalkan nilai perusahaan untuk mencapai suatu tujuan yang diharapkan. Memaksimalkan nilai perusahaan tidak identik dengan memaksimalkan laba per lembar saham ( earning per share/EPS). Hal ini disebabkan karena memaksimalkan EPS mungkin memusatkan pada EPS saat ini. Memaksimalkan EPS mengabaikan nilai waktu uang dan tidak memperhatikan faktor resiko. Dengan demikian memaksimalkan nilai perusahaan juga tidak identik dengan memaksimalkan laba apabila laba diartikan sebagai laba akuntansi. Hal ini karena disebabkan laba ekonomi diartikan sebagai jumlah kekayaan yang bisa dikonsumsikan tanpa membuat pemilik kekayaan tersebut menjadi lebih miskin. Karena itulah, jika kalau kita mendengar istilah laba dalam lingkup perusahaan bisa dipastikan pengertiannya adalah pengertian akuntansi.

Jika kalau dikaitkan dengan tujuan normatif maka penggunaan dana tentunya harus diupayakan agar bisa meningkatkan nilai perusahaan dan bagaimana melakukan pedoaman tersebut. Jadi sebuah pedoman yang dipergunakan adalah prinsip ekonomi yang mengatakan bahwa penggunaan dana hanya bisa dibenarkan kalau memberikan manfaat yang lebih besar dari pengorbanannya. Manfaat yang diperoleh dari penggunaan dana adalah keuangan dan pengorbanan adalah biaya dana. Perhatikan disini bahwa setiap jenis dana mempunyai biaya termasuk modal sendiri. Kalau dana dalam bentuk utang, biaya yang ditanggung perusahaan jelas nampak kalau modal sendiri biaya yang ditanggung pemilik perusahaan adalah opportunity cost dana tersebut.

0 Response to "Perkembangan dan Tujuan Manajemen Keuangan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel