-->

maul f

Contoh Karya Ilmiah Universitas Terbuka

masmaul.com - Contoh Karya Ilmiah Universitas Terbuka  dibawah ini boleh kalian copas untuk dijadikan bahan referensi kalian namun jangan lupa tinggalkan komentar dibawah ya???. 
Bagi kalian yang sedang mencari referensi bagaimana membuat karya ilmiah untuk tugas kalian. Dibawah ini adalah contoh karya ilmiah yang berjudul "Analisis Kinerja Keuangan PT Gudang Garam Tbk Periode 2013-2015".


ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. GUDANG GARAM TBK PERIODE 2013-2015

NAMA MAHASISWA : MOHAMAD MAULANA
Email : mohamad.maulana4@gmail.com
Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka



ABSTRAK
Pembahasan didalam artikel ini akan menganalisis tentang perkembangan kinerja keuangan PT.Gudang Garam Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2013-2015. Namun untuk sumber data yang digunakan berasal dari laporan keuangan yang dipublikasikan serta Annual Report PT. Gudang Garam Tbk pada tahun 2016, yang merupakan ringkasan kinerja suatu perusahaan yang terdaftar di BEI. Untuk pembahasan ini teknik yang digunakan adalah teknik analisa rasio dengan membandingkan laporan keuangan periode 2013-2015 jadi akan terlihat perkembangan kinerja perusahaan tersebut. Berdasarkan analisis rasio yang dilakukan yaitu rasio likuiditas, rentabilitas, dan solvabilitas, bahwa perusahaan PT.Gudang Garam Tbk dapat dikatakan semakin membaik atau sebaliknya dengan memaksimalkan rasio likuiditas, rentabilitas, dan solvabilitas.
Kata kunci : kinerja keuangan, rasio likuiditas, rasio rentabilitas, dan rasio solvabilitas



PENDAHULUAN

Industri manufaktur merupakan salah satu sektor industri yang  strategis karena berperan penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi  dan pembangunan nasional. Berdasarkan laporan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), realisasi penerimaan pajak dari sektor industri hingga kuartal III 2017 mencapai Rp 224,95 triliun atau tumbuh 16,63 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya, sedangkan sektor perdagangan sebesar Rp 134,74 triliun, keuangan Rp104,92 triliun, konstruksi Rp 35,40 triliun, informasi komunikasi Rp 32,19 triliun, pertambangan Rp 31,66 triliun, dan sektor lainnya Rp 156,19 triliun.


ISI

Pengertian dari rasio secara simpel menurut Raharjaputra (2011), adalah membandingkan antara satu angka dengan angka lain yang memberikan suatu makna. Suatu keuntungan dengan menggunakan rasio adalah meringkas suatu data historis perusahaan sebagai bahan perbandingan.
Rasio Likuiditas Menurut Kasmir (2008) menyatakan bahwa likuiditas berfungsi untuk menunjukkan atau mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban yang sudah jatuh tempo, baik kewajiban kepada pihak luar maupun didalam perusahaan.

a. Sebuah rasio saja tidak pernah digunakan untuk menilai keseluruhan operasi yang telah dilaksanakan. Untuk menilai keadaan secara keseluruhan maka sejumlah rasio harus dinilai secara bersamaan.
b. Perbandingan yang dilakukan harus sejenis dan dalam waktu yang bersamaan.
c. Sebaiknya perhitungan rasio keuangan didasarkan pada data laporan keuangan yang sudah di audit, laporan yang belum di audit masih diragukan tingkat kebenarannya, sehingga rasio-rasio yang dihitung juga kurang akurat.
d. Adalah sangat penting untuk diperhatikan bahwa pelaporan atau akuntansi yang digunakan haruslah sama”.

a. Size (Ukuran Perusahaan)
Menurut (Tittman dan Wessels) dalam Nuraini (2010), total aset dijadikan sebagai indikator ukuran besar kecilnya perusahaan karena sifatnya jangka panjang.

b. Return on Investment (ROI)
Menurut Syamsuddin (2011: 63),” Return On Total Investment adalah pengukuran kemampuan perusahaan secara keseluruhan di dalam menghasilkan keuntungan dengan jumlah keseluruhan aktiva yang tersedia didalam perusahaan”.
ROI dapat dirumuskan sebagai berikut :
Return OnInvestment = (Earning after tax)/(Total Investment) x 100%

c. Debt Ratio (DR)
Rasio ini merupakan perbandingan antara total hutang dengan total aktiva yang dimiliki oleh perusahaan Debt Ratio dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
Debt Ratio = (Total liabilities)/(Total assets) x 100%
(Brigham dan Ehrhardt 2005:450)

d. Return On Equity (ROE).
Menurut Syamsuddin (2011:64),” Return On Equity merupakan suatu pengukuran dari penghasilan yang tersedia bagi para pemilik perusahaan ata modal yang mereka investasikan di dalam perusahan. ROE dapat diketahui melalui rumus berikut:  
Return On Equity =   (Earning After Tax)/(Total Equity) x 100%
(Syamsuddin, 2011:74).

e. Current Ratio
Rasio likuiditas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi liabilitas jangka pendeknya. Rasio ini membandingkan liabilitas jangka pendek dengan sumber daya jangka pendek  atau lancar yang tersedia untuk memenuhi liabilitas tersebut. Salah satu dari rasio likuiditas ini yang paling umum dan sering digunakan adalah rasio lancar atau current ratio (Wachowich dan Van Horne, 2012:167). Rasio ini dapat dirumuskan sebagai berikut : 
CR =  (Aset lancar)/(Liabilitas jangka pendek)X 100%
(Wachowich dan Van Horne, 2012 : 167).

f. Debt to Equity Ratio (DER)
DER (Debt to Equity Ratio) digunakan untuk mengukur sejauh mana perusahaan dibiayai dengan hutang Debt to Equity Ratio dapat dirumuskan sebagai berikut: 
DER = (Total liabilities)/(Total equity) x 100%
(Syamsuddin, 2011 : 71).

Penelitian data ini yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan PT Gudang Garam Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode laporan yang digunakan tersebut pada tahun 2013 sampai tahun 2015. Penelitian ini menggunakan data laporan keuangan yang berasal dari BEI. 
Penelitian ini menggunakan teknik analisa rasio, yaitu dengan membandingkan rasio keuangan selama beberapa tahun (periode) yaitu 2013-2015, sehingga dapat diketahui perkembangan dan kecenderungannya. Analisis ini membandingkan rasio keuangan yang sama untuk periode yang berbeda yang bergerak dari tahun ke tahun.



Analisa Rasio Solvobilitas, rasio likuiditas, dan rasio rentabilitas
Hasil dan Pembahasan analisa dibawah ini mengacu pada data tabel yang ada di atas tersebut.

a. Debt Ratio (DR)
Dari tabel diatas terlihat bahwa PT Gudang Garam Tbk dari periode 2013-2014 Debt Ratio mengalami peningkatan, hal ini menunjukan bahwa PT Gudang Garam Tbk menambah utangnya, namun mulai 2014-2015 mulai menunjukan perbaikan dengan menurunnya utang namun total assetnya terus naik.

b. Debt to Equity Ratio (DER)
Dari tabel diatas menunjukkan bahwa rasio DER PT. Gudang Garam Tbk pada periode 2013-2014 tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,16%. Sedangkan pada periode 2014-2015 rasio DER PT. Gudang Garam Tbk mengalami penurunan sebesar 8,67%.

c. Return On Investment (ROI)
Melihat data yang sudah tercatat diatas bahwa PT. Gudang Garam Tbk pada di periode 2013-2015 rasio PT.Gudang Garam Tbk mengalami kenaikan.

d. Return On Equity (ROE)
Berdasarkan tabel data diatas menunjukkan bahwa rasio ROE PT. Gudang Garam Tbk pada periode 2013-2015 rasio ROE mengalami trend positif dengan mencatat kenaikan. Jadi kesimpulannya adalah ROE perusahaan tersebut masih baik (sehat).

e. Current Ratio
Berdasarkan data diatas menunjukkan bahwa current ratio pada periode 2013-2014 mengalami penurunan, namun pada periode selanjutnya di tahun 2014-2015 mengalami kenaikan. Data tersebut menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan untuk memenuhi liabilitas jangka pendek masih baik.

f. ZISE ( Ukuran Perusahaan)
Menurut (Tittman dan Wessels) dalam Nuraini (2010), total aset dijadikan sebagai indikator ukuran perusahaan karena sifatnya jangka panjang dibandingkan dengan penjualan. Berdasarkan data diatas bahwa rasio zise mengalami kenaikan pada periode 2013-2015.



PENUTUP

Berdasarkan analisis rasio yang dilakukan yaitu rasio likuiditas, rentabilitas, dan solvabilitas, hasilnya menunjukkan bahwa PT. Gudang Garam Tbk dapat dikatakan memiliki kemampuan yang baik dalam memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendek dan jangka panjangnya, serta efisien dalam memanfaatkan asset dan modalnya untuk menghasilkan laba perusahaan. 
Berdasarkan dari analisis perkembangan kinerja perusahaan PT. Gudang Garam Tbk tersebut, maka diharapkan agar perusahaan yang termasuk dalam kategori baik (sehat) tetap mempertahankan serta meningkatkan kinerjanya yang sudah baik agar tetap mampu bersaing dengan perusahaan lain.



DAFTAR PUSTAKA

Brigham dan Joel F. Houston. 2011. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan: Essentials of Financial Management. Edisi 11, Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.
https://economy.okezone.com/read/2017/07/31/278/1747365/daftar-laporan-keuangan-perusahaan-rokok-gudang-garam-jadi-juaranya
Kasmir. (2008). Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta: Liberty.
Nuraini, Yustiana. 2010. Analisis Pengaruh Return On Investment, Fixed Assets Ratio, Firm Size  Dan Rate Of Growth Terhadap Debt To Equity Ratio Pada Perusahaan Manufaktur Yang Tercatat Di Bursa Efek Indonesia Periode 2003-2007. Thesis Pasca Sarjana, Universitas Diponegoro Semarang.  
Raharjaputra, Hendra S. (2011). Manajemen Keuangan dan Praktis. Jakarta: Salemba Empat.
Ringkasan Kinerja Perusahaan, “Bursa Efek Indonesia”. 2016. Diakses pada tanggal 19 mei 2018 dari www.idx.co.id
Syamsuddin, Lukman. 2011. Manajemen Keuangan Perusahaan: Konsep Aplikasi dalam: Perencanaan, Pengawasan, dan Pengambilan Keputusan. Jakarta: Rajawali Pers
Wachowicz, Jr., John M dan Van Horne, James C. 2013. Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan : Fundamentals of Financial Management. Edisi 13. Jakarta : Salemba Empat.
www.bps.go.id


Semoga bermanfaat...

7 Responses to "Contoh Karya Ilmiah Universitas Terbuka "

  1. This is very interesting content! I have thoroughly enjoyed reading your points and have come to the conclusion that you are right about many of them. You are great. Fakultas Hukum Terbaik di Jakarta

    ReplyDelete
  2. Ini adalah konten yang sangat menarik! Saya sangat menikmati membaca poin Anda dan telah sampai pada kesimpulan bahwa Anda benar tentang banyak dari mereka. Kamu hebat. sewa kantor virtual office jakarta timur , pembuatan pt dan virtual office

    ReplyDelete
  3. terima ksih banyak ,untuk contohnya,klo

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel